Bojonegoro | MMC Madura – Warga desa sumberrejo Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, di buat heboh setelah menerima undangan penyelesaian waris dari pemerintah desa, bukan soal sengketa warisnya, melainkan kalimat yang tertera dalam undangan tersebut memunculkan persepsi yang beraneka ragam hingga keras dari tokoh masyarakat desa setempat.
Pasalnya dalam undangan yang rencananya di gelar pada 14 April tersebut tertera jika Acara : “Mediasi Penyelesaian Waris Sertifikat A.N Amal Nasrulloh yang telah Membuat Gaduh Warga Sumberrejo.
Atas kalimat membuat Gaduh tersebut Sejumlah tokoh masyarakat melontarkan kritik pedas terhadap pemdes. Lantaran undangan tersebut didalamnya tersirat kalimat yang tidak etis dan cenderung menjustifikasi pihak lain.
“Desa sumberrejo ini adalah barometer desa se-kecamatan Sumberrejo, namun miris setelah membaca undangan tersebut, seyogyanya undangan tak usah ada kalimat yang menyinggung pihak lain dan cenderung menjustikasi”, kata tokoh masyarakat yang enggan dinsebutkan namanya kepada media ini. 13/4/26.
Sementara sekretaris desa dikonfirmasi terkait beredarnya undangan tersebut, dirinya mengaku jika bukan dirinya yang membuat undangan, bahkan ia sendiri juga mendapat undangan yang sama.
“Saya juga dapat undangan mas, dan yang membuat undangan TU atas perintah kades”, tuturnya.
Terpisah Kepala Desa Sumberrejo Mohammad Rifa’i dan Camat sumberrejo di konfirmasi melalui whatsapp pribadi belum ada jawaban.(red)












