MMCNEWS.ID | Keheningan malam di Dusun Kuwayuhan, Desa Pucangro, mendadak pecah oleh dentuman keras pada Jumat (5/3/2026) menjelang tengah malam. Sebuah ledakan yang diduga berasal dari aktivitas merakit petasan meluluhlantakkan teras rumah warga dan menyebabkan lima remaja menderita luka bakar serius.
Kronologi Kejadian
Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di kediaman warga berinisial LA. Saat warga lain bersiap beristirahat, kelima remaja tersebut justru tengah asyik merakit bahan peledak improvisasi di area teras.
Naas, diduga terjadi kesalahan teknis yang memicu percikan api hingga menimbulkan ledakan hebat. Kekuatan ledakan tidak hanya melukai para korban, tetapi juga mampu menghancurkan atap asbes dan memecahkan kaca jendela rumah hingga berserakan.
Daftar Korban
Kelima korban yang kini tengah berjuang pulih di RSUD Jombang adalah:
BR (15) – Desa Pucangro, MZT (15) – Desa Pucangro, WFR (17) – Desa Pucangro, ARA (18) – Desa Pucangro, KB (17) – Desa Rejoagung, Ngoro
Meski lokasi kejadian sempat dibersihkan warga dengan air untuk mencegah kebakaran susulan, Satreskrim Polres Jombang tetap menemukan sejumlah barang bukti krusial di lokasi.
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan penyisiran ketat. Beberapa benda yang diamankan antara lain:
Palu besi, gunting, dan batang besi, selongsong petasan dan korek api, sisa tikar plastik serta kain yang hangus terbakar dan
Ember berisi air yang digunakan warga untuk merendam petasan yang gagal meledak.
“Kami telah memasang garis polisi dan mengamankan seluruh barang bukti. Saat ini fokus kami adalah mendalami penyebab pasti ledakan melalui pemeriksaan saksi-saksi,” tegas AKP Dimas, Sabtu (14/3/2026).
Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas putra-putrinya, terutama terkait penggunaan bahan peledak yang sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa dan lingkungan.
Reporter: Adi












