Kebrutalan Premanisme di Sungai Akar: Ibu Nurma Malango Jadi Korban Lain Selain Keluarga Maskurniawan

Sungai Akar | MMCNews.id, – Kasus kebrutalan yang awalnya hanya diketahui menimpa keluarga Maskurniawan Mendrofa di Dusun Kayu Kawan Desa Sungai Akar, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), ternyata juga memiliki korban lain, yaitu Ibu Nurma Malango (59 tahun). Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 13 Desember 2025 dan telah dilaporkan ke Polres Inhu.

Menurut keterangan Ibu Nurma, kelompok yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut bertindak atas perintah Goklas Aritonang. Ia menyampaikan bahwa kelompok tersebut menyerbu dan membakar beberapa benda milik warga. Pada saat itu, Ibu Nurma mengalami pemukulan di bahu kanan yang diduga dilakukan oleh Goklas menggunakan bambu.

Untuk menghindari serangan lebih lanjut dan situasi yang mengancam keselamatan, Ibu Nurma terpaksa melompat ke dalam parit yang kedalamannya kurang lebih 10 meter. Saat melompat, ia kehilangan ponsel, uang tunai, serta motor Honda miliknya.

Selain itu, satu motor jenis siringo-ringo dibakar oleh kelompok tersebut, sementara kurang lebih lima motor milik masyarakat lainnya diambil. Ada dugaan bahwa motor-motor tersebut digunakan untuk aktivitas di sebuah perusahaan (PT), termasuk motor yang semula milik Ibu Nurma.

Kuasa hukum Ibu Nurma, Berto Tumpal Harianja, menyatakan akan mengusut tuntas perkara ini, terutama untuk mengungkap otak intelektual atau pihak yang memberikan perintah. “Sangat tidak mungkin puluhan orang bisa berkumpul dan bertindak tanpa adanya perintah yang jelas. Jika Polres Inhu tidak mampu mengungkapnya, kami berharap ada tindakan yang tepat,” ucapnya.

Berto juga menambahkan bahwa kasus ini tidak boleh hanya diakhiri dengan penahanan empat orang yang telah ditangkap saat ini. Pelaku lainnya serta pihak yang berada di balik peristiwa perlu juga diungkap secara menyeluruh. Ibu Nurma berharap pemerintah pusat, khususnya Presiden dan Kapolri, dapat memperhatikan kasus yang dialaminya, karena ia tidak mengetahui kesalahan apa yang telah diperbuat hingga mengalami perlakuan seperti itu. Saat ini, pelaku yang diduga langsung melakukan pemukulan kepada Ibu Nurma belum ditahan dan masih dalam penyelidikan.

Polres Inhu belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan kasus tambahan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *