Religi  

Hebat! Intip Kekuatan Sinergi BPBD dan Dinsos Jombang Pulihkan Desa Terdampak Banjir dan Longsor

Oplus_131072

MMCNEWS.ID | Pemerintah Kabupaten Jombang menunjukkan komitmen nyata dalam merespons dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayahnya. Melalui kolaborasi taktis antara BPBD dan Dinas Sosial (Dinsos), bantuan kemanusiaan serta pemulihan infrastruktur kini menjadi prioritas utama demi memastikan keselamatan dan kesejahteraan warga.

Kamis (2/4/2026) pagi, keceriaan mulai kembali menyelimuti Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben. Seiring surutnya banjir yang sempat merendam pemukiman, bantuan logistik “darurat” segera mendarat di lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, bersama Kepala Dinas Sosial, Agung Hariadi, terjun langsung memastikan setiap bantuan sampai ke tangan yang tepat.

“Seluruh bantuan ini kami serahkan melalui Kepala Desa untuk segera didistribusikan kepada warga yang membutuhkan. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokok pasca-banjir,” tegas Agung Hariadi.

Jenis Bantuan dan Jumlah yang diberikan

BPBD Lauk-pauk dan tambahan Gizi 60 Karton, Dinsos Beras Premium, Gula, Minyak, Mi Instan 110 Paket/Dus

Tak berhenti di penyaluran logistik, rombongan tim bergerak menuju Dusun Pojok, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan. Di sana, pemandangan berbeda terlihat: semangat gotong royong yang membara antara petugas dan masyarakat untuk memperbaiki akses jalan yang sempat terputus akibat longsor.

Perbaikan darurat dilakukan dengan teknik penguatan dasar menggunakan anyaman bambu sebelum diperkokoh dengan ribuan karung pasir (sandbag).

Karena jalan tersebut merupakan urat nadi aktivitas ekonomi warga. Keamanan, mencegah longsor susulan jika hujan kembali mengguyur.

Target: Pemulihan akses secepat mungkin agar mobilitas warga kembali normal.

Wiku Birawa menekankan bahwa aksi cepat ini bukan sekadar pemadam kebakaran. BPBD Jombang tengah menyiapkan langkah jangka panjang untuk meminimalisir risiko di masa depan.

“Ke depan, kami akan melakukan kajian teknis lebih mendalam. Kita cari solusi permanen agar wilayah rawan seperti ini memiliki ketahanan yang lebih kuat terhadap cuaca ekstrem,” pungkas Wiku dengan optimis.

Apresiasi tinggi patut diberikan kepada warga dan jajaran Pemkab Jombang yang membuktikan bahwa dengan sinergi, seberat apa pun bencana, jalan keluar pasti ditemukan.

Reporter: Adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *