Religi  

Sambangi Sekolah Rakyat Jombang, Menteri PPPA Terpukau Dedikasi Guru dan Fasilitas Siswa

Oplus_131072

MMCNEWS.ID | Suasana Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, mendadak riuh rendah pada Jumat (3/4/2026). Pasalnya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Choiri Fauzi, hadir langsung untuk meninjau kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut.

Tak sekadar seremoni, Menteri Arifah berkeliling “blusukan” mengecek fasilitas sekolah, mulai dari kenyamanan ruang kelas hingga kondisi asrama putra dan putri. Ia juga menyempatkan diri mengintip keseruan siswa saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.

Bagi Arifah, sarana dan prasarana di Sekolah Rakyat Terintegrasi ini sudah sangat memadai untuk mencetak generasi unggul. Ia pun menitipkan pesan hangat bagi para siswa yang sedang menimba ilmu di sana.

“Anak-anak harus bersyukur bisa menempuh pendidikan di sini. Kesempatan ini emas, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk masa depan,” ujar Arifah dengan nada menyemangati.

Menteri PPPA juga tampak akrab berdialog dengan para siswa. Ia mendengarkan curhatan mereka tentang pengalaman belajar hingga suka duka tinggal di asrama.

Satu hal yang mencuri perhatian Menteri Arifah adalah keragaman latar belakang para pendidik dan tenaga kependidikan di sana. Meski datang dari berbagai latar belakang berbeda, semangat mereka untuk mengabdi tetap solid.

Dalam perbincangan dengan para guru dan wali asrama, Arifah memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi mereka yang tanpa batas.

Mengapa dedikasi mereka spesial?

Adaptabilitas: Mampu mengajar siswa dengan pendekatan personal.

Komitmen: Tetap profesional meski menghadapi tantangan latar belakang yang beragam.

Ketulusan: Menjaga keharmonisan di lingkungan asrama dan sekolah.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi dan komitmen yang luar biasa. Semakin lelah dan menghadapi tantangan, semoga menjadi catatan kebaikan di hadapan Allah SWT,” tuturnya menutup kunjungan tersebut dengan penuh haru.

Reporter: Adi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *