Polri  

Polres Ende Mulai Bangun Gedung SPPG Slog Polri untuk Dukung Program Gizi Nasional

Ende- Kepolisian Resor (Polres) Ende memulai pembangunan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Slog Polri dengan peletakan batu pertama di area Mapolres Ende, Selasa (17/3/2026) pukul 11.00 Wita. Pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program prioritas nasional dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata mengatakan pembangunan gedung tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan SPPG Slog Polri ini adalah bentuk komitmen nyata Polri dalam mengawal program pemerintah demi tercapainya generasi Indonesia yang sehat,” kata Yudhi dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat pelayanan pemenuhan gizi bagi masyarakat, khususnya anak-anak di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Menurut Yudhi, proses pembangunan sempat menghadapi sejumlah tantangan teknis, seperti pemindahan tiang listrik dan penyesuaian lahan. Namun, koordinasi lintas pihak membuat tahapan awal pembangunan dapat berjalan lancar.

Gedung SPPG ini merupakan bagian dari penguatan fungsi logistik Polri (Slog Polri) yang difokuskan pada pelayanan pemenuhan gizi masyarakat. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Selain itu, operasional gedung nantinya akan melibatkan tenaga kerja dari masyarakat lokal. Polres Ende berencana membuka rekrutmen untuk sejumlah posisi seperti staf administrasi, akuntan, hingga ahli gizi setelah pembangunan gedung rampung.

Pembangunan fasilitas ini ditargetkan selesai dalam waktu sekitar dua bulan.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kabupaten Ende yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Ende menyampaikan apresiasi kepada Polres Ende atas langkah cepat dalam mendukung implementasi program tersebut.

Ia mengatakan program MBG memiliki dampak luas bagi peningkatan gizi anak di Kabupaten Ende.

“Saat ini telah beroperasi 13 SPPG aglomerasi di Kabupaten Ende. Dari target sekitar 92.000 penerima manfaat, sekitar 28.000 anak sudah terlayani,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Ende menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program pemenuhan gizi tersebut. Pembangunan fasilitas oleh Polres Ende dinilai dapat memperkuat distribusi makanan bergizi agar berjalan lebih efektif dan higienis.

Dengan dimulainya pembangunan gedung ini, Polres Ende mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal proses pembangunan agar pusat pelayanan gizi tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Penulis: Kis WR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *