Muaro Jambi mmcnews.id Aliansi Seruan Aksi Masa Bersiap Desa Parit mengadakan aksi demo di Kantor Desa Parit Kecamatan Sungai Gelem Kabupaten Muaro Jambi pada selasa 03-03-2026.
Dalam aksi demo oleh Aliansi Seruan Aksi Masa Bersiap Desa Parit meminta kepada desa serta perangkat desa, agar bisa transparansi dalam pengelolaan dana desa khususnya Desa Parit.
Ada beberapa item dalam tuntutan aksi demo Aliansi Seruan Aksi Masa Bersiap Desa Parit.
Tuntutan Aksi:
1. Transparansi Penggunaan Dana Desa dari Tahun 2015 sampai 2025
2. Transparansi pengelolaan Dana Bumdes Desa Parit
3. Transparansi SPJ Pembangunan Jalan Usaha Tanu (JUT)
4. Transparansi CSR Perusahaan/PT untuk Desa Parit
5. Transparansi SPJ Tanah Wisata Desa Parit di RT.05
Media mmcnews.id mencoba mendatangi beberapa warga Desa Parit Kecamatan Sungai Gelem Kabupaten Muaro Jambi:.
1. Ibu Roro Luhiro selaku bidan Desa Parit ketika di wawancara terkait masalah aksi demo dikantor desa kemarin menjelaskan, bahwasanya itu tidak benar, karena pemerintah desa banyak sekali membantu seperti posyandu, Honor kader, membantu alat periksa bayi, semuanya itu dibantu oleh pemerintah desa jawab ibu Roro.
2. Ismail Firdaus selaku Ketua Karang Taruna ketika di wawancara terkait aksi demo dikantor Desa Parit kemarin menjelaskan, terkait bantuan kami mendapat bantuan CSR dari pemerintah desa sebesar Rp:8 juta untuk membantu baju seragam anggota sebanyak 30 orang, serta matras kegiatan olahraga seperti baju untuk pencak silat sebanyak 10 orang, serta karang taruna ini mempunyai cetak sablon, mempunyai 10 orang karyawan dipekerjakan oleh warga desa setempat.
3. Imam masjid Jurianto, selaku pengurus masjid Baiturrahman Desa Parit, merasa terkejut juga mendengar ada aksi demo di kantor Desa Parit kemarin, karena Jurianto merasa Desa Parit ini sepertinya tidak ada masa antara pemerintah Desa dengan warga Desa Parit, akan tetapi kalau tidak ada titik temu antara pemerintah desa dengan aksi kemarin, mau diapakan lagi, harapan dari imam masjid Jurianto mengatakan dana CSR itu sudah tepat sasaran untuk iman masjid, guru TPA itu semua sudah dapat bantuan dari pemerintah Desa, terakhir jawaban Juprianto selaku imam masjid terhadap Aksi demo dikantor Desa Parit kemarin itu tidak benar semua tuntutan mereka jawab Jurianto.
4. Mus Bakun selaku ketua bumdes ketika di wancara media terkait aksi demo kemarin mengatakan mereka meminta transparansi bumdes apa saja kegiatan bumdes, disini Mus Bakun menjelaskan bahwasanya kegiatan ini sudah disaksikan oleh Mus Des, disaksikan oleh masyarakat desa, Kepala Desa serta BPD Desa Parit.
Menanggapi aksi demo tersebut, Kepala Desa dan BPD yang di fasilitasi oleh Polsek Sungai Gelem, bersedia berdiskusi dan audiens memaparkan apa yang di inginkan oleh masa, namun masa menolak, selanjutnya kepala desa juga menyampaikan, bahwa selama ini transparansi yang di lakukan pemerintah desa itu sudah sesuai dengan regulasi yang ada, menurut aturan, pemerintah desa wajib memberikan informasi terkait penggunaan dana desa dan juga APBDesa, dan bentuk informasi transparansi tersebut adalah :
1. Melalui papan baliho di tempat umum seperti aula balai desa.
2. Papan kegiatan
3. Penyampaian dalam musdes pertanggung jawaban dan di umumkan dalam rapat2 pertemuan desa, serta dapat di sampaikan dalam media online Desa.
(JOEL)












